Berita

Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang

santri.id – Halo, Sahabat NU dan pembaca sekalian! Momen yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh nahdliyin akhirnya tiba. Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, kini menjadi pusat perhatian seiring dengan digelarnya hajatan besar Nahdlatul Ulama, yakni Muktamar ke-35. Pemilihan Jombang—dan secara khusus Tambakberas—sebagai tuan rumah tentu membawa nuansa historis dan spiritual yang sangat kental, mengingat kota ini merupakan “rahim” dari para muassis (pendiri) NU.
Bagi Anda para muktamirin, muhibbin, atau masyarakat umum yang ingin terus memantau jalannya perhelatan akbar ini, mengetahui runtutan acara adalah hal yang wajib. Berikut adalah ulasan mengenai jadwal dan agenda lengkap Muktamar ke-35 NU yang perlu Anda ketahui agar tidak ketinggalan momen-momen pentingnya.
Rangkaian Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU
Secara garis besar, panitia penyelenggara telah menyusun rangkaian acara yang padat, sistematis, namun tetap berfokus pada kemaslahatan umat. Berikut adalah tahapan agenda utamanya:
1. Registrasi Peserta dan Malam Ta’aruf
Seperti tradisi muktamar pada umumnya, agenda hari pertama difokuskan pada kedatangan dan registrasi peserta (muktamirin) yang berasal dari Pengurus Cabang (PCNU), Pengurus Wilayah (PWNU) se-Indonesia, hingga perwakilan istimewa dari luar negeri (PCINU). Momen awal ini biasanya diwarnai dengan suasana keakraban, silaturahmi antar-kiai, dan malam ta’aruf sebelum memasuki tensi persidangan.
2. Upacara Pembukaan (Opening Ceremony)
Acara seremonial pembukaan menjadi salah satu agenda yang paling megah dan khidmat. Pembukaan ini dihadiri langsung oleh para kiai sepuh, jajaran PBNU, serta perwakilan pemerintah pusat. Di panggung inilah pidato kebangsaan dan khutbah iftitah dari Rais Aam akan digaungkan, memberikan arahan spiritual dan organisasi ke depan.
3. Sidang Pleno & Laporan Pertanggungjawaban (LPJ)
Memasuki agenda inti permusyawaratan, seluruh peserta akan mengikuti Sidang Pleno. Sidang awal biasanya membahas dan mengesahkan tata tertib Muktamar. Setelah itu, agenda krusial berlanjut pada penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari kepengurusan PBNU periode demisioner, yang kemudian ditanggapi melalui pemandangan umum dari masing-masing delegasi wilayah.
4. Sidang-Sidang Komisi
Muktamar sejatinya bukan sekadar ajang pemilihan ketua, melainkan dapur produksi gagasan NU untuk merespons tantangan zaman. Peserta akan membagi diri ke dalam beberapa komisi utama:
  • Komisi Bahtsul Masail: Urat nadi intelektual NU yang akan membahas masalah keagamaan kontemporer (waqiiyah), tematik (maudluiyah), dan perundang-undangan (qanuniyah).
  • Komisi Organisasi: Membahas penyempurnaan AD/ART agar jam’iyah lebih lincah dan adaptif.
  • Komisi Program: Merumuskan garis-garis besar program kerja dan arah gerak NU untuk lima tahun ke depan.
  • Komisi Rekomendasi: Menyepakati sikap resmi NU terhadap berbagai isu strategis, baik di tingkat nasional maupun dinamika global.
5. Puncak Acara: Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum
Ini adalah sesi yang paling menyedot perhatian publik. Sesuai dengan mekanisme organisasi, pemilihan Rais Aam (pemimpin tertinggi Syuriyah PBNU) akan ditentukan melalui musyawarah mufakat oleh sembilan kiai sepuh yang tergabung dalam Ahlul Halli wal Aqdhi (AHWA). Setelah posisi Rais Aam ditetapkan, barulah dilanjutkan dengan proses pemilihan Ketua Umum (Tanfidziyah) PBNU oleh para pemegang hak suara.
6. Penutupan (Closing Ceremony)
Rangkaian panjang dan melelahkan dari Muktamar akan diakhiri dengan pengesahan hasil-hasil sidang komisi, penyampaian kesimpulan, dan doa penutup. Penutupan ini sekaligus menjadi penanda resminya nakhoda baru yang akan memimpin kapal besar Nahdlatul Ulama.
Demikianlah gambaran lengkap dari agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang. Tentu saja, melihat dinamika pergerakan massa dan forum di lapangan, sangat mungkin ada sedikit penyesuaian waktu. Namun, secara substansi, rangkaian di atas adalah kompas utama jalannya permusyawaratan ini.
Mari kita doakan bersama agar seluruh rangkaian Muktamar ke-35 ini senantiasa diliputi suasana yang sejuk, riang gembira, dan menjunjung tinggi nilai akhlakul karimah. Semoga forum permusyawaratan tertinggi ini tidak hanya sekadar rotasi kepemimpinan, tetapi mampu melahirkan gagasan dan keputusan-keputusan besar yang membawa keberkahan dan kemaslahatan bagi umat, bangsa, serta dunia. Selamat bermuktamar untuk seluruh warga Nahdliyin!

Santri.ID

Santri.id merupakan platform media dan informasi digital yang berfokus pada dunia santri, pesantren, pendidikan Islam, bahasa Arab, serta perkembangan teknologi dan generasi muda. Santri.id berkomitmen menghadirkan konten yang informatif, edukatif, inspiratif, dan relevan dengan kebutuhan santri di era digital.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button