Menyontek gaya hidup manusia paling sehat sepanjang sejarah

Posted by
59
views

Sehat merupakan sebuah keadaan yang tidak hanya terbebas dari penyakit akan tetapi juga meliputi beberapa aspek kehidupan manusia yang meliputi aspek fisik, emosi, sosial dan spiritual. Adapun menurut WHO (World Health Organization) sehat merupakan keadaan utuh secara fisik, mental dan sosial. Dan bukan hanya sebuah keadaan yang terbebas dari penyakit cacat dan kelemahan.  Adapun dalam Al-Qur’an juga telah disebutkan bahwasannya penyakit dibagi menjadi 2 makna, yakni penyakit rohani dan penyakit jasmani, yang berarti kesehatan berdasar pada beberapa aspek, yaitu pada aspek spiritual, aspek mental, aspek emosi dan aspek fisikal. Dari beberapa aspek tersebut, dapat disimpulkan bahwasannya kesehatan merupakan bentuk keseimbangan empat aspek tersebut.

  1. Aspek spiritual

Pada kondisi ini kesehatan spiritual seseorang tercermin dari cara seseorang dalam menjalankan ibadah menurut agama yang dianutnya. Selain itu, kesehatan spiritual tercermin dari cara seseorang tersebut mensyukuri hidupnya juga tercermin dari akhlaknya. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwasannya seseorang yang baik ibadahnya maka akan terhindar dari perbuatan keji dan munkar yang berarti ibadah yang baik akan menghasilkan akhlak yang baik yang terpancar dari dalam diri seseorang.

  1. Aspek emosinal

Dalam kondisi ini, seseorang yang sehat emosinya mampu mengekspresikan emosinya sewajarnya.

  1. Aspek fisikal

Pada kondisi ini, bentuk fisik seseorang berserta fungsinya tidak mengalami gangguan sehingga memungkinkan perkembangan psikologi dan sosial dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan baik dan optimal.

  1. Aspek mental

Pada aspek ini, merupakan sinergi dari cara seseorang dalam berpikir, dalam mengekspresikan emosi dan spiritual. Jika ketiga faktor itu seimbang, maka mental seseorang dapat dikatakan dalam kondisi sehat.

 

untuk menjaga keseimbangan 4 aspek tersebut kita juga perlu menjaga asupan atau makanan yang kita konsumsi. Kata pepatah “You are what you eat” yang berarti kamu adalah apa yang kamu makan. Sedapat mungkin kita memakan makanan yang halal dan thoyib, berdasarkan dengan anjuran dari Rasulullah saw. Manusia paling sehat sepanjang sejarah, beberapa orang mengatakan bahwa beliau hanya pernah 2 kali saja jatuh sakit semasa hidupnya, yang pertama yaitu ketika beliau pertama kali menerima wahyu dan yang kedua yaitu ketika beliau diracun oleh seorang wanita yahudi.

Bicara tentang rahasia sehat ala Rasulullah saw. Kita bicara soal Thibbun Nabawi.

Apa Thibbun Nabawi itu???

Ada beberapa definisi dari pada Thibbun Nabawi diantaranya yaitu :

  1. Thibbun nabawi merupakan segala sesuatu yang telah disebutkan dalam A-Qur’an dan Sunnah yang shahih yang berkaitan dengan kedokteran baik berupa pencegahan penyakit maupun pengobatannya.
  2. Thibun Nabawi merupakan kumpulan petunjuk Rasulullah Muhammad saw. Dalam kedoteran yang beliau berobat dengannya maupun untuk mengobati orang lain.
  3. Thibbun Nabawi merupakan metode pengobatan Rasulullah saw. Yang beliau ucapkan, beliau tetapkan (akui), beliau amalkan. Merupakan pengobatan yang pasti bukan sangkaan bisa mengobati jasad, ruh dan indera.

Kesimpulannya, Thibbun Nabawi merupakan sebuah rujukan dalam rangka pemeliharaan kesehatan maupun pengobatan dari pada penyakit yang dilakukan oleh Rasulullah saw. Disini kita tidak mengklaim bahwa ilmu kedokteran yang ada pada masa kini bukan solusi dalam sebuah ikhtiar dalam menyembuhkan penyakit. Bagi saya ilmu kedokteran era modern saat ini juga sangat membantu dalam proses menganalisa penyakit, misalnya alat X-Ray, USG dan lain sebagainya.

Adapun obat-obatan yang digunakan oleh Rasulullah saw. Dalam memelihara kesehatan adalah dengan mengambil segala sesuatu dari pada alam yang telah Allah swt. Siapkan untuk kita. Dalam sebuah hadits Rasulullah saw. Bersabda, Sesungguhnya pada Habbatussauda’ ada obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian. (H.R Muttafaqun ‘Alaih). Kemudian dalam al-Qur’an Allah sebutkan bahwa Allah ciptakan madu sebagai obat, penyembuh bagi manusia. Namun dari kedua contoh herba tersebut tidak serta merta menjadikan hanya dengan habbatussauda’ dan madu saja yang Allah karuniakan sebagai penyembuh bagi berbagai penyakit. Masih banyak jenis herba yang dapat menyembuhkan yang tersedia di alam sekitar kita, seperti daun kelor, minyak zaitun, bawang putih dan lain sebagainya.

Kemudian dalam prakteknya, Rasulullah saw. Menyunnahkan untuk berbekam sebagai ikhtiar dalam proses menyembuhkan penyakit. Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda, “sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah dengan berbekam”. (H. R Bukhari dan Muslim) Dan “Bahwasannya Rasulullah melakukan bekam di akhda’in dan kahilyah pada hari ke 17, 19 dan 21”. (H. R Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Tidak ada salahnya mencoba untuk kembali kepada pakar kesehatan, manusia tersehat sepanjang sejarah, Rasulullah saw, lewat Thibbun Nabawi, dapat sehatnya dapet juga sunnahnya.

 

Referensi

Haji Ismail Bin Ahmad. Intibah 7. Malaysia

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *