Korupsi, Dosa Tak Kasat Mata

Posted by
16
views

Sejak kecil, saya diajarkan bahwa mencuri itu dosa. Merugikan orang lain. Bikin malu. Merusak harga diri. Tapi tidak dengan korupsi .

Kadang-kadang saya disuruh meminta tanda tangan pak lurah dengan menyelipkan uang di lembaran kertas. Uang itu biasa diberikan sebagai “tanda terima kasih”

Nomor antrian yang panjang pun bisa disiasati dengan memberi sekian rupiah kepada petugas jaga. Ada saja caranya.

Bila kebetulan ditangkap polisi lalu lintas, uang damai jadi hal lumrah. Sampai Iwan Fals mengabadikannya dalam satu lirik: tawar menawar harga pas tancap gas.

Dalam dunia kerja juga begitu. Jangankan kontraktor dan PNS, pedagang biasa pun tak luput dari lingkaran setan korupsi ini. Pernah meminta atau dimintai nota kosong? Saya termasuk yang merasa dilema untuk hal satu ini. Nota kosong kadang menjadi jalan keluar untuk kesulitan pembukuan. Tapi kadang jadi kesempatan untuk mark up harga.

Yang sangat memprihatinkan adalah di masa pemilu seperti ini. Para kiyai dan santri bukan menjadi pelopor pemberantasan korupsi. Justru merekalah pelaku utamanya. Hal ini tak lepas dari adanya supply and demand. Para calon pejabat butuh suara, sementara kiyai jelas memiliki massa.

Celakanya, tak banyak kiyai yang punya prinsip. Mereka silau dengan gelontoran uang suap itu. Alasannya bisa klise: untuk pengembangan pondok pesantrennya. Apakah mereka tak takut keberkahan hilang dari dunia pendidikan pesantren?

Mendidik generasi masa depan dengan uang haram. Mendengarnya saja sudah bikin istighfar. Sayangnya mereka tak sadar, atau pura-pura tak sadar.

Jadi, jangan heran kalau ini dibiarkan, pondok pesantren (yang model ini) hanya akan menumbuhkan generasi baru koruptor di negeri ini. Kiyainya saja korupsi bagaimana santrinya? Pasti idem dito.

Hadits yang membahas korupsi sangat banyak. Saya cantumkan satu saja. Hadits sahih yang diriwayatkan oleh 5 dari 7 Imam, Nabi bersabda :

لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم الراشي والمرتشي والرائش يعني الذي يمشي بينهما

Rasulullah melaknat penyuap dan penerima suap dan yang terlibat di dalamnya.

Semoga kita semua terhindar dari laknat Rasul yang kita cintai. Hindari korupsi, keberkahan hidup akan kita dapati. Insya Allah itu pasti!

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *