Tahun Baruan, Haramkah?

Posted by
13
views

Banyak tulisan-tulisan yang mengharamkan tahun baruan dengan berbagai dalil. Saya kira cukuplah untuk referensi kita semua. Loh? Jadi saya setuju dengan keharaman itu? Ya, mengingat dampak buruknya bagi muda-mudi. Padahal mereka lah calon pemimpin masa depan.

Euforia tahun baru sering melenakan mereka. Dianggapnya pergantian tahun adalah segalanya. Sampai mengorbankan segalanya. Sama seperti valentine day, yang lebih mengarah ke “sana”.

Jadi keharaman pesta tahun baru, menurut saya,lebih kepada faktor eksternal. Tak heran banyak masjid yang “ikut merayakannya”.

Saya sangat mengapresiasi masjid-masjid yang ikut merayakan pergantian tahun masehi ini. Tentu dengan cara kita. Cara Islam.

Zikir bersama diselingi ceramah merupakan solusi bagus “mengandangkan” anak-anak muda itu. Agar tak latah tahun baruan dengan hura-hura dan bermaksiat.

Namun, yang perlu dipikirkan juga, unsur hiburan yang harus juga diakomodir. Seniman-seniman muslim perlu diberdayakan. Ingat, pesaing kita adalah hiburan full maksiat, yang tentu saja daya tariknya luar biasa.

Tak kalah penting, ajak menjadi penyelenggara anak-anak muda itu. Serap aspirasi dan idenya, wujudkan!

Usaha-usaha merayakan tahun baru masehi dengan cara islami akan lebih efektif daripada teriak-teriak di pojokan tentang keharamannya. Bagi para orangtua, ada solusi pergi ke luar rumah sekeluarga, yang aman, tetap keren, dan berpahala.

Suasana tahun baru yang mendorong orang-orang pergi ke tempat terbuka bisa disiasati dengan mengadakan acara di pantai, misalnya. Tak melulu di masjid.

Yang harus disadari, penanggalan nasional kita menggunakan kalender masehi. Tak usah membahas kalender itu sejarahnya bagaimana, pergantian tahunnya jelas momen penting bagi siapapun. Jadi tak usah diperdebatkan hukumnya. Akan sia-sia.

Namun, solusi di atas hanya untuk kawasan perkotaan yang sudah terpapar faham “tahunbaruanisme”. Di desa-desa yang biasanya adem tanpa hura-hura biarkan saja apa adanya. Tak usah latah ikut-ikutan bikin acara.

Tapi, masih adakah anak muda masa kini yang tak kenal tahun baruan?

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *