Pahala dan Ilmu Ikhlas

Posted by
16
views

Pahala adalah sebuah nilai, benda non fisik, yang dijanjikan Alloh Swt untuk setiap kebaikan yang kita lakukan. Sebaliknya dosa juga sebuah nilai yang dijanjikan untuk keburukan. Pada akhirnya, di hari perhitungan, dua benda non fisik itu akan dihitung. Lebih berat mana. Yang selanjutnya menentukan nasib kita, lebih njomplang ke neraka atau ke sorga.

Bagi orang awam seperti kita semua, pahala dan dosa wajar jadi tolok ukur. Seperti kehidupan kita sehari-hari, semua dilandasi pertimbangan untung rugi.

Bagi keluarga baru, pasti mempertimbangkan untung rugi membeli rumah, walau mencicil, daripada mengontrak, misalnya. Bagi yang belum berkeluarga, mempertimbangkan untung rugi berumah tangga dibanding melajang. Bahkan, membangun masjid baru, pasti juga mempertimbangkan untung rugi, manfaat madhorrot nya.

Bahkan, dalam ilmu sedekah yang disampaikan para motivator bisnis, ada perhitungan matematika sedekah. Sedekah pasti dilipatgandakan sepuluh kali lipat dari nilai yang kita keluarkan. Itu minimal. Bahkan bisa dilipatgandakan 700 kali lipat bila mengacu ke sebuah ayat tentang berinfak di jalan Alloh. Jadi kalau Anda ingin kaya, silahkan jor-joran sedekah. Tak akan miskin. Tak usah pedulikan ikhlas atau tidak. Sedekah itu tak perlu ikhlas, yang penting banyak. Jangan dibalik, tak perlu banyak yang penting ikhlas, hehe.

Lalu, bolehkah sedekah seperti itu? Mengharapkan balasan berlipat-lipat? Ya boleh saja. Sedekah tidak ikhlas itu tidak dosa. Mengharapkan balasan sepuluh kali lipat di dunia? Juga tidak apa-apa. Segala hal di dunia ini kan butuh latihan. Silahkan jor-joran sedekah, nanti lama-lama terbiasa. Ikhlas akan datang sendiri.

Kalau Anda sudah bisa ikhlas bersedekah berarti derajat Anda melompat dua tingkat. Anda melewati fase mengharapkan pahala yang dijanjikan oleh Alloh Swt.

Ikhlas berarti tanpa pamrih. Hanya mengharapkan ridho Alloh Swt. Lho? Bukannya itu juga pamrih? Ya itulah manusia. Alloh Swt lebih tahu tentang kita, makhluk ciptaannya. Manusia ini makhluk pamrih.  Pamrih mencari ridho Alloh adalah pamrih tertinggi yang dibolehkan dalam ilmu ikhlas. Kedudukannya lebih tinggi dari pamrih pahala. Karena, bila Alloh Swt sudah ridho, tak ada satu hal pun yang bisa menyakiti kita. Bahkan neraka sekalipun.

Jadi kalau Anda mencari keikhlasan dalam hal apapun, jangan terlalu dihitung-hitung. Jangan takut tidak ikhlas. Jangan takut dianggap pamer. Jangan takut berbuat riya’. 

Bebaskan dirimu. Merdekakan! Just do it!

Comments

comments