Banyak Bid’ah di Bulan Ramadhan, Sebegitu Sesatnyakah kita?

Posted by
24
views

Bid’ah dan sesat, juga kafir. Stempel yang sering disematkan oleh sebuah kelompok, kepada kelompok lain yang tidak sejalan dengannya. Tak usahlah disebutkan namanya. Kelompok ini sebenarnya merusak Islam dari dalam. Menganggap kelompoknya paling benar. Menimbulkan permusuhan. Menegasikan persatuan umat Islam.

Mereka seharusnya belajar dari akhlaq luhur yang dicontohkan oleh imam madzhab yang empat itu. Yang ulama mereka, yang mereka elu-elukan itu, pasti mengambil pendapat dari salah satu imam ini. Pernahkah mereka menyalahkan pendapat satu sama lain? Tak pernah. Malah mereka saling menghormati. Menjunjung tinggi kehormatan pendapat yang lain.

Mendekati bulan Ramadhan seperti saat ini, kelompok mub’idhi, mudhlilli dan mukaffiri ini kembali beraksi. Mereka menyusun daftar “dosa besar” bid’ah yang biasa dilakukan muslimin Indonesia yang “wajib diberantas”. Apa sajakah?

Bid’ah Berzikir Dengan Keras Setelah Salam Shalat Tarawih

Berzikir dengan keras setelah shalat ini dicontohkan Nabi lo. Unsur pengajaran, syiar dan tanda berakhirnya sholat dominan disini.

Lebih lengkapnya baca:

Haruskah Imam Menghadap Makmum Setelah Shalat?

Membangunkan Orang-Orang untuk Sahur

Mengapa ini dianggap bid’ah? Padahal bukan ibadah. Membangunkan orang sahur itu tradisi, budaya. Kalau ada unsur ibadahnya adalah mengajak kepada kebaikan.

Ayolah, membid’ahkan itu juga ada aturannya. Bukan ibadah kok dibid’ahkan. Lama-lama orang makan pakai sendokpun kau bid’ahkan.

Melafazkan Niat

Niat itu memang di dalam hati. Ucapan itu membimbing hati untuk berniat. Pernahkah Anda komat-kamit berkonsentrasi memahami sesuatu ketika lingkungan bising?

Memang tidak ada tuntunan Nabi melafalkan niat itu. Tapi kan juga tak ada larangannya?

Membaca niat puasa bersama-sama diajarkan para ulama, agar orang awam seperti kita tak melewatkan seharipun di bulan Ramadhan tanpa niat. Niat puasa Ramadhan, karena puasa wajib, harus dilakukan sebelum puasa dimulai. Jadi ketika kita mendengar azan subuh, saat itu tak boleh lagi berniat puasa. Lain dengan puasa sunnah, boleh dilakukan sebelum masuk waktu dhuhur. Ini menurut madzhab syafi’i.

Imsak

Ini lagi. Imsak itu artinya menahan diri. Kenapa dibid’ahkan lagi? Mengakhirkan waktu sahur itu tidak juga berarti masih makan ketika azan subuh berkumandang. Kalau ketika azan Anda masih makan, sudah pasti batal puasanya.

Lebih lengkapnya baca disini:

Bid’ahnya Waktu Imsak dan Bolehnya Makan Sahur ketika Adzan Subuh

Menunda Azan Magrib Dengan Alasan Kehati-Hatian

Ini membid’ahkan dengan membabi buta. Mencari-cari yang sebenarnya tidak ada. Mungkin diantara pembaca ada yang tahu, hal ini pernah berlaku dimana?

Takbiran

Membaca takbir itu disunnahkan dari tenggelamnya matahari sampai imam naik ke mimbar.

Takbiran adalah pelaksanaan dari ayat Al-Quran berikut:

… وَلِتُكَبِّرُواْ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمۡ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ

…. dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur (QS. Al Baqarah ayat 185).

Lafal takbiran ini tak ada yang khusus dari Nabi. Jadi bebas, mau membaca takbiran versi ulama mana. Jangan jadikan ini”ladang baru” membid’ahkan lagi.

Syekh Muhammad bin Qasim al Ghazi dalam kitab Fathul Qarib al Mujib, membagi takbiran menjadi dua. Pertama adalah mursal, atau takbir tidak hanya dibaca setelah shalat. Hukum mursal ini dimulai dari tenggelamnya matahari sampai imam memulai shalat ied. Jenis kedua adalah takbir muqayyad, dilakukan setelah shalat fardhu, yaitu pada 3 hari tasyriq dan setelah shalat ied Idul Adha.

Berikut keterangan dalam Fathul Qarib Al Mujib:

وَيُكَبِّرُ نَدْبًا كُلُّ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى، وَحَاضِرٌ وَمُسَافِرٌ، فِي الْمَنَازِلِ وَالطُّرُقِ، وَالْمَسَاجِدِ وَالْأَسْوَاقِ مِنْ غُرُوبِ الشَّمْسِ مِنْ لَيْلَةِ الْعِيْدِ أَي عِيْدِ الْفِطْرِ، وَيُسْتَمَرُّ هَذَا التَّكْبِيْرُ إلَى أَنْ يَدْخُلَ الإمَامُ فِي الصَّلَاةِ لِلْعِيدِ.

Artinya: Dianjurkan takbiran baik untuk pria maupun perempuan, orang mukim atau musafir, di rumah atau di jalan, di masjid atau di pasar, (yang waktunya) dimulai dari terbenamnya matahari di malam hari raya, terus menerus, sampai Imam memulai shalat Id.

Padusan

Ini juga saya tidak tahu berlaku dimana. Kalau memang ada, itu tradisi, budaya. Unsur ibadahnya tak langsung, seperti membangunkan orang sahur. Tak usah dibahas.

Mendahului Puasa Satu Hari Atau Dua Hari Sebelumnya

Tak pernah dengar. Mungkin juga tidak ada yang melakukannya. Ada-ada saja.

Perayaan Nuzulul Qur’an

Kalau ini sama dengan perayaan maulid dan 27 rajab. Perayaan tentu bukan ibadah. Biasanya diisi dengan mengundang muballigh yang mengupas keistimewaan Alqur’an dan ilmu-ilmu agama. Lalu bid’ahnya dimana? Bid’ah itu hanya ada di ibadah.

Berziarah Kubur Karena Ramadhan

Ini memang berlaku di Indonesia. Dan di beberapa negara. Tak cuma menjelang Ramadhan, tapi juga menjelang Idul Fitri. Bahkan di beberapa kota besar, mereka berziarah setelah sholat ied.

Lalu apakah ziarah ini haram? Kalau begitu, susah jadi ummat Islam. Berziarah itu kan hukumnya sunnah, dan tidak terikat dengan waktu tertentu. Jadi boleh dilakukan kapan saja.

Kalau orang Indonesia lebih suka berziarah menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, ya itu suka-suka mereka.

Yang perlu diketahui, mereka berziarah bukan karena Ramadhannya, tapi ikatan emosional saat hari spesial itu sedang tinggi. Mereka rindu orang-orang yang sudah berpulang itu. Dan dilampiaskan dengan berziarah, mendoakan mereka.

Diriwayatkan Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda :

إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا ، وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ

“Sesungguhnya agama itu mudah, dan sekali-kali tidaklah seseorang memperberat agama melainkan akan dikalahkan, dan (dalam beramal) hendaklah pertengahan (yaitu tidak melebihi dan tidak mengurangi), bergembiralah kalian, serta mohonlah pertolongan (didalam ketaatan kepada Allah) dengan amal-amal kalian pada waktu kalian bersemangat dan giat”.

Ber-Islam itu mudah, maka jangan dipersulit!

Comments

comments